Ilmu Pengetahuan Teknologi dan kemiskinan
1.Pengertian
Ilmu pengetahuan
Ilmu, sains, atau ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk
menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam
alam manusia. Segi-segi ini
dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian
dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari
keterbatasannya.
Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum
sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang
disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu
tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha
berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan
adalah produk dari epistemologi.
Ilmu Alam hanya bisa menjadi pasti setelah
lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani (material saja), atau ilmu
psikologi hanya bisa
meramalkan perilaku manusia jika lingkup pandangannya dibatasi ke dalam segi
umum dari perilaku manusia yang konkret. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu
alam menjawab pertanyaan tentang berapa jarak matahari dan bumi, atau ilmu
psikologi menjawab apakah seorang pemudi cocok menjadi perawat.
Pengertian
ilmu Pengetahuan Menurut Soerjono Soekanto adalah Pengetahuan (knowledge) yang
tersusun sitematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, pengetahuan dimana
selalu dapat diperiksa dan ditelaah (dikontrol) dengan kritis oleh setiap orang
lain yang mengetahuinya.
Menurut Sutrisno Hadi, Pengertian ilmu Pengetahuan ialah kumpulan dari pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara harmonis dalam suatu bangunan yang teratur.
Sondang Siagian Mengungkapkan, Pengertian ilmu Pengetahuan merupakan suatu objek, ilmiah yang memiliki sekelompok prinsipil, dalil, rumus, yang melalui percobaan yang sistematis dilakukan berulang kali telah teruji kebenarannya, dalil-dalil, prinsip-prinsip dan rumus-rumus mana dapat diajarkan dan dipelajari.
Menurut Sutrisno Hadi, Pengertian ilmu Pengetahuan ialah kumpulan dari pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara harmonis dalam suatu bangunan yang teratur.
Sondang Siagian Mengungkapkan, Pengertian ilmu Pengetahuan merupakan suatu objek, ilmiah yang memiliki sekelompok prinsipil, dalil, rumus, yang melalui percobaan yang sistematis dilakukan berulang kali telah teruji kebenarannya, dalil-dalil, prinsip-prinsip dan rumus-rumus mana dapat diajarkan dan dipelajari.
2.Pengertian
Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk
menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
hidupmanusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia
diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana.
Penemuan prasejarahtentang
kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan
sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam
beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi
terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah
memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi
secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk
tujuan damai; pengembangan senjatapenghancur
yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata
nuklir.
Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara.
Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan
bertambahnya kaum senggang. Banyak proses
teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar,
dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan lingkungannya.
Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru
seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh,
meluasnya gagasan tentangefisiensi dalam konteks produktivitas manusia,
suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya
adalah tantangan norma-norma tradisional.
Teknologi
menurut beberapa ahli:
Haag dan Keen
Pada 1996 Haag dan Keen mendefinisikan teknologi informasi sebagai
seperangkat alat yang membantu Anda untuk bekerja dengan informasi dan
melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
Dalam hal ini, TI dianggap alat yang digunakan untuk pekerjaan yang
berkaitan dengan informasi. Pengolahan informasi yang dihasilkan diproses menggunakan
alat-alat tersebut. Alat-alat ini adalah komputer beserta software-software pendukungnya.
Martin
Pada 1999 Martin mendefinisikan Teknologi Informasi yang tidak hanya
terbatas pada teknologi komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan
informasi melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan
informasi.
Dia melihat IT tidak hanya sebagai teknologi komputernya saja yang
dipergunakan untuk pemrosessan dan penyimpanan data. Pengertiannya lebih luas
lagi, karena Martin juga memasukan teknologi komunikasi yang digunakan untuk
melakukan pengiriman informasi.
Mc Keown
Pada 2001 Mc Keown mendefinisikan Teknologi Informasi merujuk pada seluruh
bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan, menyimpan, mengubah, dan
untuk menggunakan informasi tersebut dalam segala bentuknya.
Cukup jelas di sini bahwa Teknologi Informasi mencakup keseluruhan bentuk
teknologi yang digunakan untuk memproses informasi. Bentuknya bisa
bermacam-macam layaknya komputer sebagai alat yang multimedia. Didukung oleh
perangkat lunak yang sesuai dengan pengolahan informasi tersebut.
3. Fenomena Teknik Dalam Masyarakat
Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik
diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional.
Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang
buatan tidak alamiah..
Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis.Teknik berkembang pada suatu kebudayaan.
Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung.
Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ideologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan.
Otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.
Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis.Teknik berkembang pada suatu kebudayaan.
Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung.
Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ideologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan.
Otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.
4.
Ciri-Ciri Teknologi Barat
Ciri-ciri Teknologi Barat
1. Serba intensif dalam segala hal,
seperti modal, organisasi, tenaga kerja dan lain-lain, sehingga lebih akrab
dengan kaum elit daripada dengan buruh itu sendiri.
2. Dalam struktur sosial, teknologi
barat bersifat melestarikan sifat kebergantungan.
3. Kosmologi atau pandangan
teknologi Barat adalah: menganggap dirinya sebagai pusat yang lain.
5.Pengertian Kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi
ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian ,
tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh
kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan
dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami
istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya
dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut
ilmiah yang telah mapan,dll.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
·
Gambaran
kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan,
dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi
kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
·
Gambaran
tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan
sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi
dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari
kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan
tidak dibatasi pada bidang ekonomi. Gambaran kemiskinan jenis ini lebih mudah
diatasi daripada dua gambaran yang lainnya.
·
Gambaran
tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna
"memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di
seluruh dunia. Gambaran tentang ini dapat diatasi dengan mencari objek
penghasilan di luar profesi secara halal. Perkecualian apabila institusi
tempatnya bekerja melarang.
Penyebab Kemiskinan
Kemiskinan banyak
dihubungkan dengan:
·
penyebab
individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari
perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh dari perilaku dan
pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pemasukan.
·
penyebab
keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab
keluarga juga dapat berupa jumlah anggota keluarga yang tidak sebanding dengan
pemasukan keuangan keluarga.
·
penyebab
sub-budaya (subcultural),
yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau
dijalankan dalam lingkungan sekitar. Individu atau keluarga yang mudah tergoda
dengan keadaan tetangga adalah contohnya.
·
penyebab
agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk
perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh dari aksi orang lain lainnya adalah
gaji atau honor yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lainnya
adalah perbudakan.
·
penyebab
struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari
struktur sosial.
Meskipun diterima luas bahwa
kemiskinan dan pengangguran adalah sebagai akibat dari kemalasan, namun di Amerika Serikat(negara
terkaya per kapita di dunia) misalnya memiliki jutaan masyarakat yang
diistilahkan sebagai pekerja miskin; yaitu, orang yang tidak sejahtera atau rencana bantuan publik, namun
masih gagal melewati atas garis kemiskinan.
6.Study Kasus Teknologi Barat dan
Teknologi Timur
Bangsa Barat dikenal sangat maju dalam ilmu
pengetahuan dan teknologi. Sejarah mencatat bangsa Barat telah menjajah bangsa
Timur selama berabad-abad. Sebelum hal itu terjadi, sebenarnya bangsa Timur
telah lebih dahulu memiliki peradaban ilmu pengetahuan yang lebih awal
dibandingkan dengan bangsa Barat.
Penjajahan dimulai ketika Turki Usmani dibawah komando
Sultan Ustmaniyah yang berumur 21 tahun, yaitu Muhammad Al-Fatih (Sultan Mehmed
II), menaklukkan Konstantinopel yang kemudian mengubahnya menjadi Istanbul dan
menutup jalur perdagangan antara Barat dan Timur yang melewati Istanbul pada
abad ke-15. Hal ini menyebabkan bangsa Barat mulai melakukan penjelajahan
mencari sumber rempah-rempah yang mereka butuhkan. Setelah menemukan daerah
penghasil rempah-rempah mereka berusaha menguasainya atau menjajahnya. Namun
berbeda dengan teknologi timur yang masih kuno dan tidak maju yang
mengakibatkan bangsa timur mudah dijajah oleh bangsa barat.
Perbedaan
teknologi barat dan timu
Teknologi barat sudah canggih dan jelas lebih moderen,
bangsa barat sudah bisa melakukan apapun dengan instan, cepat dan tepat berkat
teknologinya dari segi transportasi, ekonomi, politik dll. Sedangkan teknologi
timur cenderung masih kuno dan tidak canggih masih mengandalkan teknologi
tradisional.
Kritik dan saran
Teknologi memang sudah menjadi kebutuhan banyak orang
apalagi di era globalisasi ini yg sangat penting bagi kelangsungan hidup
manusia, tetapi manusia harus menggunakan teknologi dengan sebaik jangan disalahgunakan
untuk kepentingan yg merugikan orang lain.
Bangsa timur seharusnya bisa megembangkan teknologi
yang lebih baik dan canggih untuk bisa bersaing dengan teknologi bangsa barat. Saran
penulis adalah mari kita gunakan teknolgi yang canggih pada zaman ini dengan
sebaik-baiknya agar bisa bermanfaat.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kejatuhan_Konstantinopel
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar